I DO NOT BELIEVE IN MEDIA

I DO NOT BELIEVE IN MEDIA

Kala kau lihat seorang dipuja-puji media,

direkayasa menjadi super hero.

– media mainstream, kata mereka –

Yakinlah bahwa 99% orang itu berbahaya bagi kita

Karena media itu telah dikuasai para penjahat

yang tidak peduli dengan kebaikan negeri.

Yang aku curiga bahkan memiliki niat jahat terhadap negeri.

 

Kala engkau melihat sekelompok manusia

dijadikan bulan-bulana media

direkayasa menjadi penjahat

– media mainstream, kata mereka –

Yakinlah bahwa 99% kelompok itu baik bagi kita

Karena media adalah alat menguasai negeri

dengan cara menipu para konsumennya.

Tahun kabisat, 29 februari 2016

Penggunaan telegram paralel di HP/tablet dan laptop/desktop

Aplikasi telegram di laptop/desktop

Penggunaan aplikasi komunikasi (chatting) di komputer sangat membantu bagi orang-orang yang banyak bekerja di depan komputer. Telegram adalah aplikasi yang bisa dibuka secara bersamaan di beberapa piranti sekaligus. Kemanfaatan aplikasi telegram mungkin baru bisa maksimal ketika telegram dipasang secara paralel di HP/tablet dan di komputer.

Salah satu kelebihan telegram dibanding WA ialah ketika dipasang secara paralel, masing-masing instalasi telegram terbebas dari ketergantungan terhadap status on-line piranti lainnya. Jadi dengan telegram semua piranti bisa on-line bersama, namun juga bisa on-line hanya salah satunya.

Pada saat telegram dipasang di telepon genggam, aplikasi tersebut barangkali hanya bernilai setingkat WA, namun ketika juga dipasang paralel di komputer, barangkali baru terasa kelebihannya. Dengan kemampuannya mengirim dan berbagi berkas dalam segala macam format, aplikasi ini menjadi sangat memudahkan bagi para profesional yang pekerjaannya banyak berhubungan dengan berkirim berkas melalui internet.

Berkirim berkas dengan chat adalah cara yang sangat praktis, jauh lebih mudah dibanding pemanfaatan email. Dengan model chat, kita tidak perlu mengingat alamat imil yang sangat mendikte, mewajibkan kita untuk tidak boleh salah ketik walau satu huruf atau karakter. Dalam chat hanya diperlukan klik gambar klip (melampirkan berkas), dan kirim ke lawan bicara kita, dan berkaspun terkirim. Begitu juga saat menerima kiriman, kita tinggal klik pada kiriman dan dokumen pun terbuka.

Sebenarnya aplikasi telegram bisa dipasang hanya di komputer saja, namun dengan cara itu kita tidak akan memiliki daftar kontak. Hal tersebut karena memang komputerkita tidak menyimpan nomor kontak. Jika pemasangan di komputer diparalel dengan di HP/tablet, maka secara sinkron, seluruh daftar kontak dari HP (yang memiliki akun telegram) akan ditampilkan juga di komputer.

Cara instal telegram di laptop

  1. Buka halaman installer telegram yang alamatnya adalah: https://desktop.telegram.org/

  2. Setelah itu klik di tulisan “get telegram for ….”, yang terletak di tengah-tengah halaman tersebut.

  3. Setelah selesai unduhan, kemudian klik di file yang diperoleh. Ikuti prosedur instal.

  4. Setelah selesai pasang, kemudian prosedurnya sama dengan ketika sign-in di android/iOS/Windowsphone.

  5. Pada saat diminta nomor HP, berikan nomor HP yang sama dengan nomor HP kita yang memiliki aplikasi telegram. (Nomor yang sama ini penting, supaya kita bisa mengakses akun yang sama sehingga antara komputer dan telepon genggam bisa terjadi sinkronisasi).

  6. Kita akan dikirimi nomer verifikasi (melalui telegram di HP).

  7. Masukkan kode tersebut, beri nama, dan telegram versi desktop/laptop siap digunakan.

 

Panduan ringkas pemanfaatan Telegram messenger

t_logo

Tentang telegram

Telegram messenger adalah program instan messaging lintas piranti yang dapat dipasang di bermacam piranti yang berbeda. Telegram dapat dipasang pada telepon genggam / tablet jenis android, iOS (ipad/iphone), dan windows-phone. Telegram juga dapat dipasang di komputer (desktop/laptop)  yang berbasis Windows, OSX, maupun Linux.

Telegram di telepon genggam / tablet

Jika dipasang di hp/tab, telegram memiliki fungsi yang sangat mirip dengan WA (whatsapp), yaitu bisa digunakan untuk chat, membuat grup dan berkirim gambar/video. Namun dibandingkan dengan WA, telegram memiliki beberapa kelebihan yaitu:

  1. Bisa digunakan mengirim berkas (file) dalam format apa saja. Menggunakan WA, kita hanya bisa berkirim foto, gambar atau video. Namun dengan menggunakan telegram, kita bisa berkirim berkas dengan format apapun. Dengan demikian aplikasi ini sangat cocok digunakan untuk komunikasi dalam suatu perusahaan, perkumpulan dan sebagainya yang memiliki kebutuhan untuk saling berbagi dokumen. Selain itu aplikasi ini juga cocok digunakan oleh para pengajar untuk keperluan pemberian tugas dan pengumpulan tugas dari peserta didik yang berupa berkas elektronik.

  2. Bisa membuat channel untuk broadcast. Channel adalah suatu bentuk komunikasi sepihak (satu arah). Di satu pihak ada pemilik channel, di pihak lain ada member. Member yang dapat kita pahami seperti pelanggan, hanya bisa menerima kiriman dari pemilik channel berupa teks, maupun dokumen lainnya (gambar, video atau lainnya). Fasilitas ini sangat praktis digunakan untuk setiap keperluan komunikasi searah. Pemanfaatnya misalnya pimpinan perusahaan yang harus menyampaikan pengumuman rutin kepada seluruh karyawannya, seorang ustadz yang harus menyampaikan pelajaran kepada para santrinya, seorang dosen yang harus menyampaikan bahan kuliah dan pengumuman kepada para mahasiswanya. Saat ini fasilitas channel telegram telah banyak digunakan oleh kelompok-kelompok pengajian untuk menyampaikan kajian rutin.

  3. Bisa membuat grup dengan anggota sampai dengan 200 (lebih banyak dari WA yang hanya sampai 100), serta jika jumlah tersebut terlampaui, masih bisa dijadikan supergrup yang bisa beranggota sampai 1000.

  4. Bisa untuk secret chat. Secret chat adalah bentuk percakapan yang tidak diarsip di server telegram (chat lainnya diarsipkan), sehingga begitu dikirimkan, salinan isi chat hanya ada di piranti pengirim dan penerima. Selain itu isi chat tidak bisa di-forward.Secret chat digunakan jika seseorang ingin menghilangkan track atau rekaman terhadap isi pesan yang disampaikan.

  5. Lebih kecil ukuran installernya dibanding WA. Installer WA jauh lebih besar dari itu. Apalagi Line, lebih besar lagi. Terlebih lagi yang paling besar barangkali adalah facebook messenger. Dengan demikian memasang telegram di gadget relatif cepat. Dengan koneksi 100 kbps diperlukan waktu kurang dari 5 menit.

  6. Lebih cepat loading dibanding WA, Line, Messenger.
  7. Bisa digunakan secara paralel (dibuka dan digunakan bersama) pada beberapa piranti sekaligus. Kita bisa membuka telegram di telepon genggam, sambil membukanya di laptop. Jika kita login di suatu piranti, selama belum log-out, kita masih bisa mengakses akun telegram kita melalui piranti tersebut. Masing-masing piranti tersebut bisa digunakan sendirian maupun bersamaan.

Telegram di komputer (desktop/laptop)

Penggunaan aplikasi komunikasi (chatting) di komputer sangat membantu bagi orang-orang yang banyak bekerja di depan komputer. Keluhan terhadap WA selama ini adalah cukup repot jika digunakan di komputer. Memang ada aplikasi WA melalui web, namun fasilitas tersebut tidak bisa digunakan jika misalnya telepon genggam kita sedang tidak online. Fasilitas aplikasi telegram di komputer terbebas dari ketergantungan terhadap status online telepon genggam kita. Aplikasi telegram di komputer dapat digunakan sebagai aplikasi mandiri yang tidak berkaitan dengan status online atau offline-nya perangkat lain kita.

Pada saat telegram dipasang di telepon genggam, aplikasi tersebut barangkali hanya bernilai setingkat WA, namun ketika dipasang di komputer, barangkali baru terasa kedigdayaan aplikasi ini. Dengan kemampuannya mengirim dan berbagi berkas dalam segala macam format, aplikasi ini menjadi sangat memudahkan bagi para profesional yang pekerjaannya banyak berhubungan dengan berkirim berkas melalui internet. Berkirim berkas dengan chat adalah cara yang sangat praktis, jauh lebih mudah dibanding pemanfaatan email. Dengan model chat, kita tidak perlu mengingat alamat imil yang mewajibkan kita untuk tidak boleh salah ketik walau satu huruf atau karakter. Dalam percakapan hanya diperlukan klik gambar klip (melampirkan berkas), dan kirim ke lawan bicara kita. Selesai. Begitu juga penerima kiriman, tinggal klik pada kiriman kita dan dokumen pun terbuka. Jika kita terbiasa dengan penggunaan aplikasi ini untuk berbagi dan berkirim dokumen, rasanya penggunaan imil menjadi teknologi yang usang ketinggalan jaman.

Telegram juga memiliki versi web. Versi ini digunakan untuk menjalankan telegram tanpa perlu memasang program tersebut di komputer, cukup dengan mengakses laman yang beralamat web di: (web.telegram.org). Dengan cara ini seseorang bisa mengakses akun telegram miliknya meskipun di warnet, komputer kantor maupun komputer pinjaman. Hanya saja jika menggunakan versi web untuk membuka akun telegram di komputer umum, supaya tidak lupa untuk LOG-OUT ketika selesai. Karena jika tidak melakukan proses log-out maka akun kita masih terbuka di komputer tersebut sehingga bisa diakses oleh orang lain.

Cara pasang telegram

Di HP/tablet

Buka google playstore (android) / appstore (iOS) / microsoft store (windows phone), cari aplikasi yang namanya telegram messenger (gambar pesawat kertas warna putih) lalu instal/pasang. Kita akan diminta memasukkan nomor HP (tulis tanpa 0 di depannya, misal nomor saya 08214xxxxxxx, tulis sebagai 8214xxxxxxx <–tanpa 0). Setelah itu akan dikirim angka kode verifikasi. Tunggu sebentar, dan biasanya otomatis diproses oleh android kita. Masukkan nama kita, dan proses pendaftaran selesai. Aplikasi kini siap untuk digunakan. Pada bagian “contact” akan muncul semua nama teman di yang tersimpan di telepon genggam kita yang telah memiliki akun telegram.

Di laptop:

Buka halaman installer telegram yang alamatnya adalah: https://desktop.telegram.org/

Setelah itu klik di tulisan “get telegram for ….”, yang terletak di tengah-tengah halaman tersebut. Setelah selesai klik di file yang diperoleh. Setelah selesai pasang, kemudian prosedurnya sama dengan ketika sign-in di android. Pada saat diminta nomor HP, berikan nomor HP yang sama dengan nomor HP kita yang memiliki aplikasi telegram. Nomor yang sama ini penting, supaya kita bisa mengakses akun yang sama sehingga antara komputer dan telepon genggam bisa terjadi sinkronisasi.

Siapa yang cocok menjadi pengguna?

Sangat cocok digunakan oleh dosen, ustadz, guru, kiai, pengasuh pondok pesantren, pimpinan perusahaan, dan para profesional lainnya untuk mengelola komunikasi efektif dengan mahasiswa, murid, santri, para staf dan karyawan. Demikian juga cocok digunakan oleh pengusaha desain untuk mengirim hasil karyanya. Dan masih banyak bidang lain yang cocok menggunakan aplikasi smart ini. Contohnya untuk saya sendiri, saya sudah mencoba menggunakan aplikasi ini untuk mengelola kuliah. Bahan kuliah dan pengumuman kita pasang di channel. Mahasiswa bisa bertanya dan submit tugas lewat chat. (bisa kirim berkas dengan format apapun). Dan kesan saya: Sangat efektif.

Penggunaan sms-gate untuk broadcast pengumuman di banyak perusahaan, juga kelihatannya akan lebih praktis jika digantikan dengan channel telegram.

Mari kita manfaatkan gadget kita untuk membuat pekerjaan kita lebih mudah dan smart.

Sekedar berbagi pengalaman.

Benarkah ada “kesepakatan 2009” tentang kepesertaan OSN antara kemdiknas/kemdikbud dengan kemenag

Peraih Medali Emas pada OSN SD/MI tahun 2013 di Bandung

Peraih Medali Emas pada OSN SD/MI tahun 2013 di Bandung

Beberapa waktu yang lalu medsos sempat diramaikan oleh berita tentang kepesertaan Siswa Madrasah pada OSN (Olimpiade Sains Nasional) yang diselenggarakan oleh Kemdikbud.

Dari website resmi kemdikbud (bisa dilihat pada tautan ini) atau kemdiknas (pada tautan ini), Anies  selaku menteri memberi penjelasan sbb:

“Sebenarnya sejak awal pelaksanaan OSN di tahun 2002, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan selalu membuka kesempatan bagi semua siswa termasuk siswa madrasah, bahkan ada pemenang dari Madrasah. Lalu, Kementerian Agama mulai menyelenggarakan ajang kompetisi sendiri yaitu Kompetisi Sains Madrasah (KSM). Maka, pada tahun 2009 disepakati oleh Kemenag dan Kemdikbud bahwa mulai 2010 siswa madrasah akan mengikuti jalur KSM sedangkan siswa sekolah umum mengikuti jalur OSN,” kata Anies.

Beberapa waktu kemudian portal Kemenag mengeluarkan pernyataan pada tautan ini yang isinya meragukan adanya kesepakatan itu.

Untuk memperjelas masalah saya kira sebaiknya ditunjukkan saja apakah dokumen tersebut ada. Karena kalau tidak ada dokumennya artinya “kesepakatan 2009” tersebut adalah hoax.

Kalau setahu saya yang di daerah, yang terjadi adalah seperti yang disampaikan Direktur Pendidikan Madrasah M. Nur Kholis Setiawan, sebagaimana diungkap di dalam tautan ini yaitu terjadinya diskriminasi terhadap siswa Madrasah di berbagai daerah untuk mengikuti OSN meskipun dokumen resmi dari Kemdikbud/Kemdiknas memasukkan siswa Madrasah sebagai yang berhak mengikuti lomba tersebut.

Salah satu berita yang memuat masalah keraguan tentang adanya kesepakatan tersebut adalah di Republika OL ini.

Kita nanti saja keluarnya dokumen tersebut, Kalau saja memang ada.

Namun kalau melihat foto di atas, sepertinya ada yang janggal. Kalau memang ada kesepakatan pada tahun 2009 tentang OSN hanya untuk siswa SD, SMP, SMA non Madrasah kenapa pada latarbelakang di foto tersebut terbaca “OLIMPIADE SAINS NASIONAL TINGKAT SD/MI TAHUN 2013”?

Sumber foto dari sini